No
|
Struktur
|
Kalimat
|
1.
|
Orientasi
|
JAKARTA - Badan Koordinasi
Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membantu meningkatkan kesejahteraan
keluarga dengan memberikan alat teknologi tepat guna (ATTG). BKKBN memberikan
bantuan tersebut kepada para akseptor atau pengguna KB untuk meningkatkan
kesejahteraan hidup mereka.
|
2.
|
Peristiwa
|
Sudibyo mengatakan, BKKBN awalnya membentuk
Usaha Peningkatan Pendapatan Kelompok Akseptor (UPPKA) sebagai sarana
pembelajaran bagi kelompok akseptor saja. Tujuannya, Sudibyo menyebutkan,
untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Namun, menurutnya, program
ini berkembang karena anggotanya bukan lagi hanya pengguna akseptor. Untuk
itu, UPPKA kemudian diganti menjadi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga
Sejahtera (UPPKS).
|
3.
|
Peristiwa
|
Menurut Sudibyo, BKKBN memberikan bantuan
modal yang sesuai dengan usaha yang dilakukan para penerimanya. Pemberian
modal pun dilakukan tanpa agunan karena tujuan pemberian bantuan tersebut
untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok itu. Ia menambahkan,
saat ini BKKBN sudah tidak diperkenankan memberi bantuan modal. Untuk itu,
BKKBN mengganti bantuan modal menjadi pemberian bantuan berupa alat teknologi
tepat guna (ATTG). Ia
menambahkan, walaupun tidak diperbolehkan memberikan bantuan secara langsung,
BKKBN berupaya mengajari anggota UPPKS agar mampu mencari modal. Ia
mencontohkan, BKKBN mengajari anggota UPPKS mengakses modal dari perbankan
yang menjadi sumber permodalan dengan bunga murah. Menurut Sudibyo, BKKBN
juga membantu anggota UPPKS mencari kerja sama dengan program-program
tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
|
4.
|
Sumber Berita
|
Sudibyo Alimoeso, Sinar Harapan
|
Rabu, 25 November 2015
TUGAS BAHASA INDONESIA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar